Menjadikan Penutup Shalat Malam Dengan Shalat Witir

حَدَّثَنَا مُسَدَّدٌ قَالَ حَدَّثَنَا يَحْيَى بْنُ سَعِيدٍ عَنْ عُبَيْدِ اللَّهِ حَدَّثَنِي نَافِعٌ عَنْ عَبْدِ اللَّهِ بْنِ عُمَرَ رَضِيَ اللَّهُ عَنْهُمَا عَنْ النَّبِيِّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ اجْعَلُوا آخِرَ صَلَاتِكُمْ بِاللَّيْلِ وِتْرًا
Telah menceritakan kepada kami Musaddad berkata, telah menceritakan kepada kami Yahya bin
Sa'id dari 'Ubaidullah telah menceritakan kepadaku Nafi' dari 'Abdullah bin 'Umar dari Nabi shallallahu 'alaihi wasallam, beliau bersabda: "Jadikanlah akhir shalat malam dengan ganjil (witir)."